Daftar Developer Game Terbaik

Jika seorang gamer, tentunya kamu mengerti jika daftar game yang sudah dimainkan adalah kreasi developer atau pengembang game terbaik.

Nah, dalam sejarahnya, telah ada beberapa developer game yang melahirkan beberapa karya besar walau banyak pula dari mereka yang roboh dan gulung tikar.

Daftar Developer Game Terbaik Di Dunia

Berikut beberapa developer atau pengembang game yang dipandang terbaik di dunia. Beberapa karyanya banyak disanjung oleh kelompok gamers dari penjuru dunia. Apa, ya? Yok, dibaca!

Konami

Siapa sich yang tidak mengenal sama Konami? Ya, jika kamu senang mainkan Pro Evolution Soccer atau PES, itu adalah game garapan Konami yang dipandang terbaik sampai detik ini.

Baca Juga: Berpikir Keras Memainkan 7 Game Strategi

Konami dibangun pada 21 Maret 1969. Itu maknanya, telah lebih dari 50 tahun Konami sudah berperan dalam membuat beberapa game berkualitas.

Berdasar data keuangan yang dikatakan dalam situs Game Industry, pada 2019, Konami memberikan laporan penghasilan sejumlah 2,3 miliar dolar AS atau sama dengan Rp33 triliun. Penghasilan ini naik 9,6 % dibanding tahun awalnya. Tidak cuman di Jepang, Konami mempunyai banyak kantor cabang yang menyebar di Amerika, Australia, Tiongkok, dan Eropa.

Daftar Developer Game Terbaik Electronic Arts

Forbes merilis jika Electronic Arts atau EA mempunyai asset dan kekayaan sejumlah 11 miliar dolar AS atau sama dengan Rp150 triliun. Developer game yang ini memang lumayan mencolok dan mempunyai beberapa game luar biasa yang paling laris di pasar.

EA dibangun pada 27 Mei 1982. Saat itu, EA populer dengan game olahraga sepak bola dengan judul FIFA. Luar biasanya kembali, kecuali jadi pengembang, EA jadi distributor untuk banyak game bikinannya sendiri–tentunya di luar game bikinan developer lain.

Lihat saja game besar, jenis Battlefield, Need for Speed, Medal of Honor, Command dan Conquer, Dead Ruang, dan ada banyak kembali, semua dibikin dan di-launching sendiri oleh Electronic Arts.

Capcom

Capcom adalah perusahaan besar yang telah lama menekuni di dunia game. Sebagian besar kreasinya benar-benar populer, bahkan juga jadi waralaba paling mahal. Resident Evil, Street Fighter, Devil May Cry, Mega Man, Onimusha, Dead Rising, dan Sengoku Basara ialah jejeran game bagus yang mempunyai pangkalan fans besar di dunia.

Dicatat dalam situs Games Industry, Capcom memang alami pengurangan penghasilan pada tahun 2019–2020 kemarin. Tetapi, pada umumnya, Capcom masih terhitung salah satunya perusahaan developer game terbaik dan paling besar di dunia.

Gameloft Daftar Developer Game Terbaik

Gameloft ialah developer game yang dari Prancis dan berkantor pusat di Paris. Pada umumnya, Gameloft condong konsentrasi pada mobile game. Beberapa kreasi populernya ialah Asphalt, Dungeon Hunter, Earthworm Jim, Gangstar, GT Racing, Midnight Bowling, dan Wild West Gun.

Oh iya, Gameloft mempunyai nama besar karena dibangun oleh Guillemot bersaudara, yang adalah pendiri developer game besar Ubisoft. Perusahaan ini dibangun pada 2000 dan sekarang ini jadi developer dengan market share mobile game paling besar di dunia.

Sony Interactive Entertainment

Sony Interactive Entertainment atau SIE sebagai perusahaan yang melaunching PlayStation sudah pasti masuk ke daftar ini.

Game besar jenis Shadow of the Colossus, God of War, Nioh, The Last of Us, dan Gran Turismo ialah deretan game yang di-launching di bawah bendera Sony. Oh iya, SIE mengakuisisi developer Naughty Dog pada 2001.

Memang, umumnya game yang di-launching oleh Sony bukan murni dibikin oleh Sony sendiri. Tetapi, beberapa developer kecil sudah tergabung dengan Sony dan mereka sudah memperoleh modal untuk membuat beberapa game berkualitas.

Sudah pasti, penghasilan SIE tidak cuma dari game saja, tetapi konsol yang mereka jual. Untuk PlayStation 5 yang barusan di-launching telah memberi Sony keuntungan besar.

Menurut Games Radar, Sony PlayStation 5 telah terjual 2,5 juta unit di penjuru dunia di hari awal peluncurannya.

Nintendo

Nintendo dibangun pada 23 September 1889 di Kyoto, Jepang. Sama dengan Sony, developer yang ini populer dengan konsolnya yang namanya Nintendo Pertunjukan Sistem (NES), Nintendo Wii, dan Nintendo Wii U yang singkat dan ringkas.

Sudah pasti banyak game bagus pernah dibikin oleh Nintendo, seperti The Legend of Zelda, Mario Bros., Donkey Kong, dan Animal Crossing. Menurut situs Forbes, kapitalisasi pasar Nintendo telah sentuh angka 49 miliar dolar AS atau seputar Rp720 triliun di penjuru dunia.

Activision

Call of Duty, Jatuh Bandicoot, Guitar Hero, Diablo, Warcraft, dan Tony Hawk’s ialah deretan judul berprestise dari game yang tentu saja semua selalu memperoleh penilaian positif. Banyak game itu adalah produk dari Activision, sebuah developer game yang berkantor pusat di Santa Monica, California Amerika Serikat.

Bahkan juga, walau ada di tengah-tengah pandemi COVID-19, Activision sanggup kantongi penghasilan sejumlah 7 miliar dolar AS atau sama dengan Rp100 triliun pada 2020 lalu, dicatat dalam situs Forbes. Sejumlah besar penghasilan itu didapat dari pemasaran game seri Call of Duty yang dibikin multiplatform untuk PC, konsol, dan handphone.

Epic Games

Seri game dengan judul Gears of War sudah jadi nama besar di dunia permainan video, khususnya di PC dan konsol Xbox. Ya, game bagus itu dibikin oleh Epic Games, pengembang game yang dibangun pada 1991 di Maryland, Amerika Serikat.

Epic Games memang bukan yang paling besar. Tetapi, Epic Games sanggup berkompetisi dengan developer-developer besar dalam membuat banyak game berkualitas. Dicatat dalam Venture Beat, Epic Games sudah memberikan laporan penghasilan 4,2 miliar dolar AS atau Rp60 triliun pada 2019 kemarin.

Square Enix

Square Enix ialah perusahaan pengembang game populer asal Jepang yang dibangun pada 22 September 1975. Perusahaan ini adalah perusahaan kombinasi di antara Square dan Enix pada 2003. Produknya yang populer apalagi jika bukan Final Fantasy, Dragon Quest, Kingdom Hearts, dan Xenogears.

Bahkan juga, untuk seri Final Fantasy sendiri telah terjual sekitar 144 juta kopi untuk semuanya basis, dicatat dalam situs Game Pressure. Pemasaran untuk satu seri game sekitar itu sudah menunjukkan jika Square Enix memang patut jadi developer game elite kelas dunia.

Ubisoft

Sebagian besar game bagus di PC dan konsol ialah bikinan Ubisoft. Tidak yakin? Lihat saja game jenis Assassin’s Creed, Watch Dogs, Tom Clancy’s, Far Cry, Anno, For Honor, The Settlers, dan Legendary Fishing. Semua ialah game berkualitas dengan narasi dan grafis hebat.

Developer ini dibangun di Prancis pada 28 Maret 1986. Untuk beberapa pemain game di dunia, beberapa karya besar dari Ubisoft, Square Enix, Activision, dan Epic Games selalu dinanti dan umumnya beberapa besarnya memperoleh pembahasan yang positif. Tentunya kamu selalu mainkan banyak game bikinan Ubisoft, kan?

Itu beberapa developer game terbaik di dunia. Bagaimana? Apa kamu terhitung gamer yang menyenangi beberapa karya mereka?

Panduan Menggunakan Galaxy Buds Pro

Panduan Menggunakan Galaxy Buds – Melalui acara Samsung Galaxy 2021 pada 14 Januari lalu, teknologi Korea Selatan melaunching produk ekosistem terbarunya.

Kecuali seri Galaxy S21, Samsung melaunching Galaxy Airbuds Pro. Untuk penggemar Samsung, Galaxy Buds Pro ialah “jawaban” Samsung untuk AirPods Pro dari Apple yang di-launching pada September 2019 kemarin.

Panduan dan Trik menggunakan Galaxy Buds Pro

Belajar pada kekeliruan Apple, Galaxy Buds Pro bahkan juga mempunyai bermacam feature yang tidak akan diketemukan pada AirPods Pro, dari active noise-cancelling sampai bisa mengetahui saat kamu berbicara!

Baca Juga: Pertimbangan Memilih Console Atau PC

Tentunya, sebagai fans Samsung, kamu tentu ketarik dengan Galaxy Buds Pro. Tetapi, segudang feature itu tidak akan berlaku jika kamu tidak tahu langkah memakainya, kan? Karena itu, berikut sembilan trick untuk memakai Galaxy Buds Pro supaya capai kekuatan maksimumnya.

Pairing Galaxy Buds Pro Yang Super Mudah!

Sesudah buka kotak Galaxy Buds Pro, tentunya kamu harus pairing dengan handphone-mu. Triknya juga mudah! Kamu tinggal membuka kasus Galaxy Buds Pro dan diamkan handphone-mu (khususnya Samsung) berpijar. Perintah pairing lewat Bluetooth akan pop-up di handphone-mu.

Untuk piranti Samsung, prosesnya juga singkat, cuman seputar 30 detik, dan Galaxy Buds Pro bisa dipakai! Apa lagi, bila handphone-mu telah dipasang program Galaxy Wearable.

Untuk piranti non-Samsung, kamu harus meng-install program simpatisan Samsung supaya pairing lebih lancar dan up-date tidak telat. Kamu bisa cari program Galaxy Wearable di Play Store dan install. Sesudahnya, turuti proses setting dan kamu bisa sesuaikan penataan dan panduan Galaxy Buds Pro.

Kontrol Memutar Musik dan Menjawab Telephone Dengan Galaxy Buds Pro

Galaxy Buds Pro dibuat mempunyai tempat sentuh besar disamping sebelahnya. Dengan demikian, kamu lebih gampang mengetok Galaxy Buds Pro untuk mengatur pemutar musik dan menjawab atau menampik panggilan telephone.

Nah, perintah ketok dan pencet juga mempunyai peranan tertentu. Supaya lebih mudah dikenang, berikut daftar ketok dan pencet pada Galaxy Buds Pro:

  • Ketuk sekali: Putar atau pause apa saja yang didengar.
  • Ketuk 2x: Putar lagu selanjutnya atau jawab panggilan telephone.
  • 3x Ketuk: Memutar lagu awalnya.
  • Sentuh dan pencet: Perintah bisa disamakan atau menampik panggilan masuk.

Seting Untuk Kontrol Sentuh dan Pencet Untuk Tiap Galaxy Buds Pro

Sama seperti yang disebut awalnya, sentuh dan pencet pada Galaxy Buds Pro bisa disamakan perannya. Kamu tinggal buka program Galaxy Wearable dan cari pilihan “Touch and hold” pada daftar “Pilihan”.

Lalu, kamu tinggal tentukan apa peranan yang diharapkan untuk perintah sentuh dan pencet salah satunya earbud. Opsi perintah sentuh dan pencet ialah:

  • Perintah suara
  • Kecil atau besarkan volume suara
  • Spotify

Seting Untuk Active Noise-Cancelling (ANC)

Active noise cancelling atau ANC bisa memblok suara luar supaya pengalaman dengarkan musik tidak terusik. Ada dua tingkat ANC yang bisa kamu tentukan untuk Galaxy Buds Pro, yakni Tinggi dan Rendah.

Sudah pasti, ke-2 tingkat itu bisa kamu sepertikan. Membuka program Galaxy Wearable, dan gulir ke bawah ke “Active noise cancelling tingkat” lalu tentukan yang sesuai hasrat.

Panduan Menggunakan Galaxy Buds Pro Untuk Auto-Pause ANC Saat Bicara

Kecuali ANC, ada feature “Voice Detect” atau “Diagnosis Suara”. Sesuai namanya, saat diaktifkan, Galaxy Buds Pro akan mengetahui suaramu saat bicara. Feature satu ini pas jika kamu sedang mengobrol dan memakai Galaxy Buds Pro.

Feature Voice Detect berada di bawah pilihan ANC. Kamu dapat pilih waktu Voice Detect dari 5, 10, sampai 15 detik. Dengan Voice Detect, Galaxy Buds Pro akan menghidupkan feature Ambient sound secara automatis hingga suara luar bisa masuk tanpamu harus melepaskan Galaxy Buds Pro!

Seamless Earbud Connection Untuk Galaxy Buds Pro Untuk Beralih Piranti Samsung

Benar, Galaxy Buds Pro betul-betul “menganakemaskan” ekosistem Samsung. Dengan feature “Seamless earbud connection”, kamu bisa mengubah diagnosis audio pada earbud. Persyaratan pertama untuk feature ini ialah ke-2 piranti harus memakai account Samsung yang serupa.

Misalnya, kamu tengah dengarkan lagu di Galaxy S21, lalu ingin berpindah ke tab Samsung? Dengan Seamless earbud connection, tidak perlu pairing kembali!

Berkesan tentukan kasih? Samsung mengakui jika feature ini dapat dipakai di piranti non-Samsung! Yakinkan kamu ke-2 piranti yang ingin kamu coba jaringannya telah pairing dengan Galaxy Buds Pro. Pada Galaxy Wearable, kamu tinggal ketok pilihan “Advanced” dan hidupkan Seamless earbud connection.

Pairing Galaxy Buds Pro Untuk Piranti Non-Samsung

Kecuali dengan handphone atau tab Samsung, kemungkinan kamu setiap saat ingin pairing dengan computer, tab, atau handphone lain. Prosesnya sedikit akan berlainan, apabila kamu pernah mempunyai earbud Bluetooth, kemungkinan proses ini telah akrab.

Pertama, mengeluarkan Galaxy Buds Pro dari kasus dan colokkan ke telinga. Pencet segi earbud sepanjang tiga detik sampai kedengar bunyi *bip*. Kalau sudah, membuka menu pairing Bluetooth pada piranti tujuan, lalu tuntaskan proses pairing Galaxy Buds Pro. Gampang, kan?

Memeriksa Keadaan Baterai Galaxy Buds Pro

Untuk pemakai Galaxy Buds Pro, kamu sesungguhnya tak perlu meng-install Galaxy Wearable untuk mengawasi status baterei. Kamu tinggal menyaksikan lampu tanda pada kasus dan earbud Galaxy Buds Pro. Berikut tanda warna tanda pada earbud Galaxy Buds Pro dan maknanya:

  • Merah: Isi
  • Hijau: Berisi penuh
  • Merah berkedip: Error saat pengisian karena ada kekeliruan atau tingkat temperatur yang abnormal

Kecuali earbud, lampu tanda pada kasus Galaxy Buds Pro jadi pertanda baterei! Berlainan sedikit, berikut beberapa warna yang diperlihatkan oleh kasus Galaxy Buds Pro dan maknanya:

  • Merah: Sedang isi atau baterei di bawah 30 %.
  • Merah berkedip: Baterei kurang dari 10 %.
  • Hijau: Baterei berisi penuh atau di atas 60 %.
  • Kuning: Baterei di antara 30 dan 60 %.
  • Biru: Sedang mengupdate versus firmware.

Begitu ribet dihapalkan, apa lagi bila kamu pemakai non-Samsung? Kamu dapat mengecek cepat status baterei earbud atau kasus dengan program Galaxy Wearable.

Mengupdate Galaxy Buds Pro

Up-date firmware penting untuk tingkatkan performa Galaxy Buds Pro! Nah, bila ada up-date versus firmware yang ada untuk Galaxy Buds Pro, program Galaxy Wearable akan memberitahukan dan membantu kamu jalankan prosesnya.

Tidak demikian berlainan dengan up-date mekanisme HP! Supaya up-date berjalan lebih lancar, yakinkan untuk tempatkan earbud di kasus Galaxy Buds Pro dan turuti panduan di program Galaxy Wearable. Kecuali lancar, up-date firmware juga menjadi lebih cepat, lebih kurang, lima menit saja!

Itu sembilan trik dan tips yang bisa kamu aplikasikan untuk mengoptimalkan performa Galaxy Buds Pro. Cukup bermanfaat, lho, khususnya buat kamu yang telah membeli Galaxy Buds Pro bersama S21. Dengan trick-trik itu, earbuds itu jadi berasa perbedaannya dan sesuai harga!